Ekonomi. Sosial. Adalah dua hal yang begitu kompleks. Dimana kedua hal ini sering menjadi masalah utama di Indonesia pada khususnya. Permasalahan yang terjadi di bidang ekonomi akan berdampak pula pada permasalahan sosialnya. Sudah selayaknya kita membuka mata, melihat, mendengar, memberi perhatian pada hal ini.
Dimulai dari membangun kembali ekonomi kerakyatan, yang dahulu pernah dihidupkan di Indonesia oleh salah satu tokoh di masa lampau. Dialah KH. Samanhudi, yang merupakan pelopor berdirinya Sarekat Dagang Islam, dengan 3 asasnya yaitu keagamaan, kerakyatan, serta sosial ekonomi. Organisasi ini merupakan pergerakan atas dasar kesadaran bersama untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan.
Ekonomi kerakyatan adalah sistem perekonomian yang berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat. Dimana ekonomi rakyat sendiri adalah sebagai kegiatan ekonomi atau usaha yang dilakukan oleh rakyat kebanyakan yang dengan secara swadaya mengelola sumber daya ekonomi apa saja yang dapat diusahakan.
Rakyat sebagai pelaku ekonomi membutuhkan kepastian. Para pedagang kecil membutuhkan asupan gizi untuk usaha mereka supaya bisa bertahan pada kondisi perekonomian di Indonesia yang tidak menentu.
Ketika kita melihat lingkungan sekitar, begitu banyak permasalahan ekonomi yang terjadi. Salah satu faktanya adalah para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang usahanya bertahan pada tahap yang sama dan tidak berkembang. Permasalahan ini timbul karena berbagai macam faktor, baik dari segi daya saing, strategi pemasaran, serta faktor lainnya.
Para pelaku UMKM membutuhkan berbagai fasilitas untuk dapat mengembangkan usaha mereka. Sebagai mahasiswa yang mempelajari ilmu ekonomi, saya ingin belajar untuk mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Saya ingin membuat wadah bagi para pelaku UMKM ini untuk berkembang. Mulai dari membantu melariskan dagangan, membuat inovasi untuk usaha mereka, memberikan beberapa pengetahuan mengenai prinsip ekonomi, melatih mereka untuk berinvestasi, dan lain sebagainya. Meskipun dalam skala yang masih kecil, saya berharap ini dapat membantu mereka bertahan dan berkembang. Sehingga mereka dapat menaikkan kualitas usaha, meningkatkan strategi pemasaran, serta menambah daya saing usaha mereka.
Sebagai seorang makhluk sosial, kita harus mengasah kepekaan sosial yang ada pada diri. Ilmu yang sudah kita dapat, kita gunakan untuk menciptakan kebaikan-kebaikan. Karena hakikatnya ilmu yang bermanfaat adalah sebuah harta. Belajar untuk menumbuhkan jiwa altruisme, yaitu kepedulian terhadap orang lain tanpa mementingkan diri sendiri.
Mencobalah berbagi dari apa yang kita miliki. Jika kita belum bisa menjadi orang besar yang mampu membuat perubahan, jadilah orang berhati besar yang mau mengajak pada perubahan yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar